Archive for June, 2005

Ya sudah…..

Tuesday, June 28th, 2005

Journey
Kawan, hidup itu sungguh aneh. Ketika kau yakin telah menguasainya, ternyata malah sebaliknya. Aku berkata seperti ini, karena aku sangat mengalaminya. Orientasiku terpecah. Sekarang aku hanya berharap, kalau aku telah membuat keputusan yang benar.
Setelah sekian lama. Tak ada yang kudapat. Kenangan yang indah…. hanya dimiliki oleh orang naif. Dan dia sepertinya telah mati. Benarkah semua sudah selesai. Semua kapal sudah berangkat. Percuma menunggu kapal yang lain. Jaman sudah berbeda. Bahkan kapal inipun sudah berangkat jauh.
Aku tak bisa kembali ke “86″. Aku telah bunuh “sephia”. Jalan ke M-pun sudah lupa. Tak ada Ericsson tanpa getar. Tiket kereta api? Aku sudah lupa cara membelinya. Aku sudah menjauh dari gambar- gambar itu.
Aku sudah kembali pada orientasiku. Dan aku tinggalkan semua yang memberatkan langkahku. Dengan perasaan berat, aku lanjutkan perjalanan kapal ini. Selamat tinggal “86″, karena aku tak mungkin kembali ke sana.

“What brings you around?
Did you lose something the last time you were here?
You’ll never find it now
It’s buried deep with your identity

So stand aside and let the next one pass
Don’t let the door kick you in the ass

There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
Don’t even try…

Exit out the back
And never show your head around again
Purchase your ticket
And quickly take the last train out of town

So stand aside and let the next one pass
Don’t let the door kick you in the ass

There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
Don’t even try…

There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
There’s no return from 86
Don’t even try…”

Shamil Al-Ghivary

Thursday, June 23rd, 2005

Mabu_dzarKenapa Shamil Al-Ghivary? Bagaimana kedengarannya? Seperti nama seorang
demonstran kah? Atau malah seperti nama seorang perempuan? Apa artinya?
Bukankah nama adalah sebagian dari do’a? Apa yang aku harapkan dari
nama dia? Sudah siapkah dengan semua konsukwensinya? Apapun itu?
Aku
sudah lama kagum dengan Abu Dzar Al-Ghifari. Seorang manusia sederhana.
Zuhud dunia. Jujur dan tanpa kompromi. Bahkan ketika masih belum
memeluk Islampun, beliau tetap baik.
BasayevDan Shamil Basayev….
Sedikit sekali tentang beliau yang aku ketahui. Yang aku tahu… dia
adalah seorang komandan pejuang Chechnia, Sebuah negeri yang dijajah
kaum sekuler. Most wanted man. Diburu karena jihadnya.
Jadilah aku
mengharapkan semua semangat, semua kebaikan, semua sejarah dari beliau
berdua, juga berada pada putraku. Sebuah harapan yang tulus dariku.
Jadi… kenapa Shamil Al-Ghivary? Merekalah jawabannya!