Paradigma Kaum Tertindas

Pkt"Manusia, pembangkan Allah, Tangannya yang satu menjabat
syaitan-intelek, Sebelah lagi memeluk Hawa-cinta kasih, Pundaknya
tertindih beban amanah, Turun dari surga sarat nikmat, Sepi dan asing
di Bumi, Dia berontak, tapi selalu rindu kembali, Jalan selamat
didapatnya dari ibadah, Batas kasih diraihnya dari pasrah, Durhakanya
melepaskan kepungan buta, Bebaslah dia dari pedihnya pelarian perih,
Dia yang lari dari Allah, Diuji disucikan di tungku dunia, Sadar, sepi,
mantap, Tahulah dia kini, Jalan kembali kepada Allah, Sahabat akbar
Yang sedang mengharap, Jalan menuju Dia menjadi seperti Dia." Dr. ‘Ali
Syari’ati

Leave a Reply