Nyanyian sepi
Orang- orang kecewa berbaju lusuh,
memandang cermin yang penuh debu,
tak mengenali apa yang dia lihat,
tak mengerti apa yang harus dia perbuat.
Orang- orang kecewa bertuhankan sepi,
terpinggirkan oleh banyak hati,
ditinggalkan masa yang melaju cepat,
sendiri,…. dengan tenggorokan yang tercekat.
Orang- orang kecewa telah dikhianati,
oleh para dewa, raja, dan orang- orang mati,
terlalu banyak kata yang telah keluar,
terlalu lama hatinya terbakar.
Orang- orang kecewa mencari kawan,
tanpa tahu…. ia telah lama ditinggalkan,
ia bersama hati dan dirinya,
memandangi cermin lusuh di hadapannya.
-CHe-