Sekali lagi
Sekali lagi umat Islam mendapatkan cobaan. Sekali lagi umat Islam mendapat hinaan. Dan kali ini datangnya dari pemimpin agama yang harusnya, dari mulutnya muncul kata- kata yang dapat meredakan semua ketegangan ini. Saya pribadi melihat ini merupakan cerminan dari semua yang ada di kepala orang di luar Islam. Ini merupakan pernyataan dari ketakutan seseorang yang mempunyai pengetahuan yang minim tentang Islam. Yang pada akhirnya, pernyataan-pernyataan Paus sebagai pandangan gereja Katolik terhadap Islam.
“Ajaran Kristiani selalu terikat dengan logika. Kaum Kristiani berbeda
pandangan dengan orang-orang yang yakin dengan pola penyebaran agamanya
dengan pedang,” demikian ungkap Paus seperti dilansir Reuters. Begitukah Islam dalam pandangannya, atau hanya itu saja yang beliau ingin ketahui dari Islam?
Seandainya beliau tahu, Islam adalah agama untuk keselamatan seluruh alam. Tidak hanya pada masa damai, namun juga pada masa perang. Kami kaum Muslimin dilarang keras untuk menyakiti wanita, anak- anak, orang tua, pohon, dan rumah ibadah, saat berperang. Hal yang tak pernah terjadi jika kaum palangis sedang berperang. Tak bisakah beliau melihat bukti sejarah, bagaimana Solahuddin memperlakukan tawanan perang saat perang salib? Hal yang tak pernah terjadi pada kaum palangis saat mereka berperang.
Beliau telah meminta ma’af. namun seharusnya beliau mengucapkan:“Saya mengakui apa yang saya ucapkan, saya melihat Islam adalah sesama
agama langit, agama yang memiliki kasih sayang, perdamaian,
koeksistensi, persaudaraan dan keadilan antara manusia. Dan apa yang
telah disebutkan tentang keburukan Islam menyebarkan agama dengan
pedang adalah perkataan yang tidak benar dan bertentangan dengan
sejarah.”
Kami agama damai, tapi kami tak pernah dapat mentoleransi apapun yang berarti merendahkan agama kami. Semoga ini menjadi yang terakhir!