Beli aja dech….

Sore itu istriku pulang kerja sambil membawa sekotak donat. Saya lihat, koq mereknya nggak jelas begitu. Lalu saya tanya, "Bunda beli donat di mana?" "Tadi ada bapak- bapak jualan di bis. Udah sore tapi barang jualannya masih banyak. Jadi aku beli aja. Kasihan." Nggak cuma sekali ini istriku melakukannya. Dulu ia juga pernah membeli hiasan berupa boneka kecil untuk dipasang di mobil. Karena kami tidak memiliki mobil, jadi saya tanya kenapa dibeli. Jawabannya sama, "Kasihan sama sibapak yang jualan."
Kadang kita sering meremehkan kejadian ini. Di bis, di kereta, atau di jalan. Karena kita mungkin sudah punya atau memang tidak membutuhkan barang tersebut, kita jadinya tidak peduli. Kepekaan sosial yang seharusnya kita miliki sebagai mahkluk Tuhan, tergantikan dengan rasionalitas kita. Padahal mungkin kita pernah mendengar sifat Rasulullah yang diriwayatkan tak pernah menolak seseorang yang meminta sesuatu
kepada beliau. Kalau perlu beliau membantu dengan meminjam dahulu
kepada orang lain. Atau tahu ayat yang berbunyi: "dan barangsiapa dipelihara dari kekikiran jiwanya, maka merekalah orang-orang yang beruntung" (QS. al-Hasyr:9). Tapi lebih seringnya kita meminggirkan hikmah tersebut.
Saya jadi malu sendiri rasanya kalau ada orang lain yang mendahului saya. Sementara saya mengajarkan kepada orang lain untuk lebih peka kepada sesama, di sisi lain saya masih berlaku egois. Semoga Alloh melindungi dan menjaga kita dari semua perbuatan yang membuat-Nya murka.

-CHe-

Leave a Reply